Games

Inilah Dampak Negatif Bermain Game Jika Terlalu Sering

25
×

Inilah Dampak Negatif Bermain Game Jika Terlalu Sering

Sebarkan artikel ini

Bermain game menjadi salah satu aktivitas anak-anak maupun dewasa saat ini, terlebih teknologi yang semakin canggih membuat siapapun dapat bermain game dimanapun dan kapanpun. Namun tahukah kamu dampak negatif bermain game jika terlalu sering? Apalagi jika kamu mengalami kecanduan bermain game.

Ciri-ciri Kecanduan Game

Sebelum kamu mengetahui dampak negatif bermain game, kenali terlebih dahulu ciri-ciri dari kecanduan game. Berikut adalah ciri-ciri yang bisa mengidentifikasi kecanduan game jika telah dialami selama lebih dari 1 tahun.

  • Keinginan untuk memainkan game setiap saat
  • Merasa stress bahkan marah jika tidak memainkan Game
  • Memainkan game dalam waktu yang lama dan mengabaikan aktivitas sehari-hari seperti makan, mandi dan tidur saat memainkan game
  • Menghamburkan uang untuk atau dalam game.

Dampak Negatif Bermain Game Jika Terlalu Sering

Gangguan Kesehatan

Jika kamu menatap layar komputer atau gadget lain terlalu lama, hal tersebut bisa menyebabkan kesehatan mata menurun seperti mata lelah, minus, hingga saraf mata.

Dampak negatif bermain game juga bisa terjadi pada sendi jika posisi duduk tidak benar dalam waktu yang lama, otot akan menjadi kaku dan sendi terasa nyeri. Saraf pada tangan juga bisa mengalami gangguan jika terlalu lama memainkan game.

Dampak negatif ini mungkin saja tidak kamu rasakan secara langsung, namun bisa terjadi setelah bertahun-tahun rutinitas bermain game dilakukan.

Gangguan Mental

Tidak hanya itu, dampak negatif bermain game juga bisa mengganggu kesehatan mental, seperti emosi tidak stabil, suasana hati yang gampang berubah dan lelah mental.

Bahkan dalam kondisi terparah bisa menyebabkan depresi dimana kamu tidak punya harapan dalam hidup. Penyebabnya bisa dari cyberbullying, akun kena hack, di tipu dan penyebab lainya.

Kurang Bersosialisasi

Seseorang bermain game bisa menghabiskan waktu berjam-jam sehingga orang tersebut tidak sempat untuk bersosialisasi. Bahkan pada anak-anak bisa menyebabkan mereka canggung saat bersosialisasi, karena lebih sering bermain game dirumah.

Masalah Komunikasi

Selain kesulitan dengan sosialisasi, dampak bermain game juga bisa menyebabkan masalah dalam komunikasi. Komunikasi tidak hanya sekedar memberi respon atas apa yang didengar dari orang lain, tetapi juga harus membaca ekspresi lawan bicara.

Orang yang kurang bersosialisasi cenderung kesulitan juga dalan komunikasi, terutama anak-anak. Sedangkan komunikasi adalah suatu hal yang penting bagi mahluk sosial, akan buruk jika dibiarkan dan tidak di tangani.

Tingkat Konsentrasi Menurun

Dampak bermain game lainya ialah menurunkan tingkat konsentrasi. Menurut penelitian, kecanduan bermain game menyebabkan perubahan struktur dendrit sel-sel pada otak, sehingga menyebabkan otak melemah dan tingkat konsentrasi jadi menurun.

Lebih Agresif

Jika terlalu sering bermain game dengan unsur kekerasan seperti peperangan bisa memicu seorang di bawah umur untuk melakukan-nya di dunia nyata, bahkan bisa saja dilakukan oleh orang dewasa.

Akhir Kata

Memang bermain game sangat menyenangkan untuk menghilangkan bosan atau waktu luang, namun kamu harus ingat dengan aktivitas lainya. Jangan sampai kamu tidak makan, mandi, tidur, sekolah atau bekerja hanya karena sebuah game.

Apalagi dampak bermain game terlalu sering bisa berakibat fatal untuk kesehatan dan aktivitas sosial. Mainkanlah game secukupnya, jangan sampai mengganggu aktivitas lainya.

Jika kamu terlanjur kecanduan bermain game, sebaiknya coba untuk mengurangi waktu memainkan-nya. Apabila tidak kunjung membaik, kamu bisa meminta profesional seperti psikiater atau psikolog untuk mengatasinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *