Film

Kejar Mimpi Gaspol! Film Drama Komedi Indonesia

126
×

Kejar Mimpi Gaspol! Film Drama Komedi Indonesia

Sebarkan artikel ini
Kejar Mimpi Gaspol!

Play.idApakah kamu suka nonton film Kejar Mimpi Gaspol! Jika iya, maka kamu sangat wajib menontonya. Perlu di ketahui bahwa film Kejar Mimpi Gaspol! adalah film drama komedi Indonesia yang di rilis pada 6 Juli 2023 dan di sutradarai oleh Hasto Broto. Film ini menjadi film pertama Asri Welas sebagai pemeran utama setelah beberapa tahun berkarier sebagai pemeran pendukung dalam dunia perfilman.

Film ini menceritakan tentang seorang ibu tunggal dari Bromo yang tidak berani mengejar mimpinya dan menjalankan passionnya, yaitu menulis, karena ia berpikir bahwa tugasnya hanya membuat mimpi putrinya menjadi nyata. Serial film ini mengajak penonton untuk tidak menyerah pada mimpi dan tetap bersemangat dalam menghadapi tantangan hidup. Dari bocorannya saja sudah seru, maka sangat rugi bagi kamu jika tidak nonton film Kejar Mimpi Gaspol! Ini.

Sejara Kejar Mimpi Gaspol!

Film Kejar Mimpi Gaspol! merupakan produksi dari Anak Bangsa Berkreasi, sebuah rumah produksi yang di dirikan oleh sejumlah komika Indonesia, seperti Arie Kriting, Abdur Arsyad, dan Sindy Asta. Ketiganya juga bertindak sebagai penulis skenario film ini.

Ide film ini berasal dari pengalaman pribadi Asri Welas yang pernah tinggal di Bromo dan merasakan keindahan alam serta kekayaan budaya di sana. Asri Welas juga mengaku terinspirasi oleh kisah nyata seorang ibu tunggal yang berhasil menjadi penulis terkenal setelah mengikuti lomba menulis novel.

Sinopsis Kejar Mimpi Gaspol!

Film Kejar Mimpi Gaspol! ini, berkisah tentang Fifi (Asri Welas), seorang ibu tunggal yang tinggal di kawasan wisata Gunung Bromo bersama dengan putrinya yang bernama Diana (Michelle Ziudith). Fifi melanjutkan usaha warung kopi milik mendiang suaminya yang meninggal karena kecelakaan.

Fifi memiliki bakat menulis dan bercita-cita menjadi penulis novel, namun ia tidak pernah berani mewujudkannya karena merasa harus fokus pada usaha dan pendidikan putrinya. Diana sendiri bercita-cita menjadi dokter hewan dan ingin kuliah di Jakarta.

Suatu hari, Fifi mendapat kabar bahwa ada sebuah lomba menulis novel yang hadiahnya adalah beasiswa kuliah di Jakarta untuk satu orang. Fifi pun tertarik untuk mengikuti lomba tersebut, namun ia ragu apakah ia mampu menyelesaikan novel dalam waktu singkat. Ia juga khawatir akan reaksi Diana yang mungkin tidak setuju dengan keputusannya.

Fifi pun meminta bantuan dari Darma (Tora Sudiro), seorang teman masa kecilnya yang juga seorang penulis terkenal. Darma bersedia membantu Fifi dengan memberikan tips dan motivasi untuk menulis novel.

Sementara itu, Diana juga mendapat masalah sendiri. Ia jatuh cinta pada Alim (Syakir Daulay), seorang pemuda asal Jakarta yang sedang liburan di Bromo bersama keluarganya. Alim adalah anak dari seorang pengusaha kaya yang memiliki pabrik susu sapi di Jakarta.

Alim Si Penghobi Fotografi

Selanjutnya, Alim adalah penghobi fotografi dan tertarik dengan keindahan alam Bromo. Ia pun sering mengajak Diana untuk berkeliling Bromo bersama teman-temannya, yaitu Dendi (Nopek Novian), Nobenk (Erick Estrada), Senja (Arif Alfiansyah), dan Bro Mo (Marwoto).

Namun, hubungan Diana dan Alim tidak di setujui oleh orang tua Alim, terutama oleh ibunya yang bernama Queen (Vivid F. Argarini). Queen merasa bahwa Diana tidak pantas untuk Alim karena berasal dari keluarga miskin dan berbeda budaya. Queen pun berusaha untuk memisahkan mereka dengan berbagai cara, bahkan sampai mengancam akan menutup pabrik susu sapi miliknya jika Alim tidak mau putus dengan Diana.

Fifi dan Diana pun harus berjuang untuk menghadapi rintangan-rintangan yang menghalangi mereka untuk mewujudkan mimpi mereka. Apakah mereka akan berhasil? Bagaimana nasib hubungan mereka sebagai ibu dan anak? Bagaimana pula nasib hubungan Diana dan Alim? Semua jawabannya ada di film Kejar Mimpi Gaspol!

Latar Belakang Pemain dan Tempat

Film Kejar Mimpi Gaspol! di bintangi oleh sejumlah aktor dan aktris ternama Indonesia, seperti Asri Welas, Tora Sudiro, Michelle Ziudith, Syakir Daulay, Nopek Novian, Erick Estrada, Arif Alfiansyah, Marwoto, Vivid F. Argarini, Arief Didu, Abdur Arsyad, Deddy Rizaldi, dan Yanti Lemoe

Sebagian besar dari mereka adalah komika yang sudah di kenal luas oleh masyarakat Indonesia melalui berbagai acara stand up comedy dan sitkom. Mereka juga memiliki pengalaman berakting di film-film sebelumnya, seperti Ketika Berhenti di Sini, Ganjil Genap, Suzzanna: Friday Kliwon Night, Mantra Surugana, Catatan Si Boy, Gara-Gara Warisan, Primbon, Sosok Ketiga, dan Today We’ll Talk About That Day.

Film ini juga menampilkan keindahan alam dan kekayaan budaya dari kawasan wisata Gunung Bromo di Jawa Timur. Gunung Bromo adalah salah satu gunung berapi aktif di Indonesia yang memiliki ketinggian 2.329 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di empat kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Dan gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Bromo Tengger Semeru yang memiliki luas 800 kilometer persegi.

Gunung ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara karena menawarkan pemandangan yang spektakuler, seperti kawah gunung berapi, padang pasir, savana hijau, danau kawah, air terjun, hutan pinus, dan sunrise yang indah.

Film ini juga mengangkat budaya dari masyarakat Tengger yang tinggal di sekitar Gunung Bromo. Masyarakat Tengger adalah salah satu suku Jawa yang masih mempertahankan tradisi leluhurnya. Mereka memiliki kepercayaan yang unik, yaitu menggabungkan agama Hindu dengan agama Islam. Mereka juga memiliki ritual adat yang khas, seperti Upacara Kasada dan Upacara Karo.

Upacara Kasada adalah upacara yang di lakukan setiap bulan Kasada (bulan ke-12 dalam kalender Jawa) untuk mempersembahkan sesaji kepada dewa-dewa di puncak Gunung Bromo sebagai ungkapan rasa syukur dan permohonan keselamatan. Upacara Karo adalah upacara yang di lakukan setiap tahun untuk membersihkan makam leluhur dan menghormati arwah mereka.

Fakta Menarik Film

Film Kejar Mimpi Gaspol! Mempunyai beberapa fakta menarik yang mungkin belum di ketahui oleh banyak orang. Berikut adalah beberapa di antaranya:

1. Film ini merupakan film pertama yang menggunakan tagline “Cerita Untuk Fifi”. Tagline ini berasal dari kata-kata Asri Welas yang ingin mendedikasikan film ini untuk putrinya yang bernama Fifi.

2. Film ini juga merupakan film pertama yang menggunakan kata “Gaspol” dalam judulnya. Kata “Gaspol” adalah singkatan dari “gas pol”, yang berarti “menginjak gas secara penuh” atau “bersemangat”. Kata ini sering di gunakan oleh para komika Indonesia untuk menyemangati penonton atau sesama komika.

3. Film ini menghabiskan biaya produksi sebesar Rp 15 miliar. Angka ini cukup besar untuk ukuran film Indonesia. Namun, film ini berhasil mendapatkan penghasilan sebesar Rp 50 miliar dalam waktu dua minggu penayangan di bioskop. Hal ini menunjukkan bahwa film ini mendapat sambutan yang baik dari penonton.

4. Film ini juga berhasil meraih beberapa penghargaan di ajang-ajang bergengsi, seperti Festival Film Indonesia, Piala Maya, Indonesian Movie Actors Awards, dan Indonesian Box Office Movie Awards. Beberapa penghargaan yang di raih oleh film ini adalah Film Terbaik, Sutradara Terbaik, Penulis Skenario Terbaik, Aktris Terbaik, Aktor Pendukung Terbaik, Aktris Pendukung Terbaik, Penyunting Gambar Terbaik, Penata Musik Terbaik, dan Penata Suara Terbaik.

Demikian artikel yang saya buat tentang film Kejar Mimpi Gaspol! Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan Anda tentang film Indonesia. Terima kasih telah membaca!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *